728 x 90

Dewan Nasionak KEK Optimistis Kemudahan Perizinan Usaha di Daerah Akan Meningkat

  • Rubrik Ekonomi
  • Kamis, 09 Nov 2017 06:34
Dewan Nasionak KEK Optimistis Kemudahan Perizinan Usaha di Daerah Akan Meningkat
Sekretaris Dewan Nasional KEK Enoh Suharto Pranoto (dua dari kanan) berfoto bersama pembicara seminar.

Deputi Bidang Percepatan Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah Kemenko Perekonomian Wahyu Utomo yang tampil sebagai pembicara menjelaskan, dalam upaya pemerataan ekonomi, pemerintah mendorong pusat pertumbuhan ekonomi melalui Kawasan Ekonomi Khusus.

Sampai dengan November 2017, telah ditetapkan 12 KEK. Yaitu KEK Arun Lhokseumawe, Sei Mangkei, Tanjung Api Api, Galang Batang, Tanjung Lesung, Mandalika, Tanjung Kelayang, Maloy Batuta Trans Kalimantan, Bitung, Palu, Morotai dan Sorong.

”Ada juga 14 Kawasan Industri dan 9 Kawasan Strategis Pariwisata Nasional yang tersebar di seluruh Indonesia,” katanya. Pemerintah juga terus menggenjot pembangunan infrasturktur seperti jalan, pelabuhan, bandara, sarana angkutan massal, dan pembangkit listrik. Sebanyak 245 proyek dan 2 program masuk ke dalam Proyek Strategis Nasional (PSN).

Sanny Iskandar, Ketua Umum Himpunan Kawasan Industri Indonesia yang juga menjabat Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Pengembangan Kawasan Ekonomi mengatakan, Kawasan Industri dan Kawasan Ekonomi Khusus yang ada di banyak negara di dunia telah terbukti mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan daya saing investasi.

Di Indonesia, Kawasan Industri dan Kawasan Ekonomi Khusus sudah lama digagas. Tetapi dalam pelaksanaan di lapangan masih ada ditemukan kendala.

”Untuk itulah kita harus sering-sering mengadakan seminar seperti ini, yang mempertemukan para investor, pengelola kawasan industri dan kawasan ekonomi khusus dengan pemerintah. Supaya persoalan-persoalan di lapangan bisa dicarikan solusi,” katanya. (BN7)