728 x 90

Maret, RSUD Blambangan layani pendaftaran pasien online

Maret, RSUD Blambangan layani pendaftaran pasien online
Layanan Antrian pasien di RSUD Blambangan - Pemerintah Kabupaten Banyuwangi

Birokrasi News - Demi peningkatan pelayanan kepada masyarakat, RSUD Blambangan membuka layanan pendaftaran online bagi pasien yang akan berobat. Pasien cukup menghubungi call center RSUD Blambangan di nomor 0811 3 118 200, tanpa harus antri lama.

Direktur RSUD Blambangan, dr Taufik Hidayat, Sp.And menjelaskan layanan ini akan dimulai pada 1 Maret 2017 mendatang. Mulai tanggal tersebut, pasien sudah bisa melakukan pendaftaran online, dan petugas akan memberikan nomer antri sekaligus jadwal pemeriksaannya.

"Bukan hanya nomer antrian, tapi petugas juga akan kasih jadwal waktu pemeriksaan ke pasien. Misal kalau nomer 30, mereka akan dikasih tahu sebaiknya mulai datang jam berapa. Biar mereka tidak antri lama-lama, kasihan kalau nunggu lama," jelas dr. Taufik.

Taufik menambahkan, pendaftaran online ini dilakukan untuk mengurai antrian pasien yang akan berobat. Saat ini terjadi peningkatan jumlah kunjungan Instalasi Rawat Jalan (IRJ) secara signifikan. Setiap harinya, RSUD Blambangan yang merupakan rumah sakit tipe B ini melayani tak kurang dari 400 - 600 pasien. Seperti 13 Februari 2017 lalu jumlah pasien sebanyak 548 pasien, dan 14 Februari ada 577 pasien dan pada 16 Februari, 640 pasien. Terus meningkat.

"Setiap hari sekarang minim 500 pasien berobat di RSUD Blambangan. Menghindari ketidaknyamanan, kami merasa perlu mengatur jadwal antrian pasien ini. Agar mereka lebih nyaman berobat di sini," jelas dr. Taufik.

“Pasien yang sudah mendaftar online, begitu tiba di RS, tidak perlu ke loket antrean pendaftaran, tapi bisa langsung menuju ke depan ruang pemeriksaan Dokter Spesialis  alias antre di poliklinik masing-masing. Kecuali pasien baru atau pasien yang perlu persetujuan BPJS,” terang Taufik.

Untuk melakukan pendaftaran online, prosesnya sangat mudah. Pasien tinggal menghubungi call center RSUD Blambangan di nomor 0811 3 118 200, baik via SMS ataupun Whatsapp (WA). Pasien cukup mencantumkan nama, dan NIK yang ada di KTP-nya. "Sistem ini juga otomatis akan merekam data pasien di database kami," pungkas Taufik. (BNC2)

Berita Terkait