728 x 90

Strategi Membudayakan Inovasi dalam Birokrasi, Bupati Banyuwangi

  • Rubrik Inovasi
  • Selasa, 10 Jan 2017 21:11
Strategi Membudayakan Inovasi dalam Birokrasi, Bupati Banyuwangi
Bupati Banyuwangi - Abdullah Azwar Anas

Birokrasi News - Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas sepertinya mahfum betul bahwa, dalam birokrasi tidak hanya diperlukan kecakapan dalam memimpin saja tetapi  bagaimana membuat sebuah sistem dapat tetap berfungsi dengan baik siapapun yang menjadi pimpinannya. 

"Birokrasi ini kunci program pembangunan. Tidak bisa kita one man show. Tidak butuh superman, tapi superteam. Jika kita one man show, pasti akan dehidrasi di tengah jalan. Ini karena pekerjaan membenahi daerah bukan seperti lari sprint alias adu cepat, tapi lari marathon alias adu ketahanan. Sehingga butuh kerja sama banyak pihak, butuh perubahan birokrasi, bukan sekadar aksi kepala daerah seorang diri," ujar Anas, di Banyuwangi, Selasa (10/1).

Pihaknya menekankan jajarannya agar selalu melakukan inovasi dalam melayani masyarakat, sejumlah strategi untuk membudayakan inovasi di lingkungan birokrasi pun dilakukan, Anas meyakini inovasi dalam melayani masyakat harus membudaya, melembaga dan tersistem secara berkelanjutan agar siapa pun pimpinannya atau siapa pun kepala daerahnya, inovasi terus berlangsung.

"Salah satu strategi yang ditempuh adalah melibatkan seluruh jajaran di satuan kerja perangkat daerah (SKPD) atau dinas-dinas untuk membahas program dan target secara bersama-sama," kata Anas.

Anas pun memberikan contoh, pada 4-6 Januari lalu, dirinya mengumpulkan birokrasi berdasarkan kluster penugasan untuk mengikuti rapat koordinasi. Misalnya, rapat koordinasi bidang kesehatan melibatkan Dinas Kesehatan, RSUD, Puskesmas, dan Dinas Sosial.

"Tidak hanya kepala dinas atau direktur RSUD, jajaran kepala bidang dan kepala seksi pun dilibatkan, tentu dengan menyesuaikan waktu pelayanan kepada publik," paparnya.