728 x 90

Rampingkan Struktur Organisasi, Aher Lantik 1.265 Pejabat Esselon III & IV

  • Rubrik Daerah
  • Selasa, 10 Jan 2017 06:20
Rampingkan Struktur Organisasi, Aher Lantik 1.265 Pejabat Esselon III & IV
Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan saat melantik 1.265 Pejabat Esselon III & Pejabat Esselon IV di lingkungan Pemprov Jabar di Halaman Depan Gedung Sate, Jl. Diponegoro No. 22, Kota Bandung pada Senin pagi (9/1/17).

Birokrasi News - Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) melantik dan mengukuhkan sebanyak 1.265 Pejabat Administrator (Esselon III) dan Pejabat Pengawas (Esselon IV) di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Pelantikan berlangsung di Halaman Depan Gedung Sate, Jl. Diponegoro No. 22, Kota Bandung pada Senin pagi (9/1/17).

Pelantikan berdasarkan Surat Keputusan (SK) Gubernur Jawa Barat Nomor: 821.2/Kep.35-BKD/2017 tanggal 6 Januari 2017 tentang Pengangkatan dan Pemindahan Dalam dan Dari Jabatan Struktural/Jabatan Administrasi di lingkungan Pemprov Jawa Barat. Pelantikan pejabat Administrator dan Pengawas kali ini dilaksanakan dalam format yang sangat besar dan massal, hal ini dalam rangka penyesuaian terhadap amanat Peraturan Pemerintah Nomor 18 tahun 2016 tentang Perangkat Daerah

Penyusunan Susunan Organisasi Tata Kerja (SOTK) baru ini berdasarkan efisiensi struktur organisasi yang ramping, namun kaya akan fungsi. Untuk itu, SOTK ini berorientasi pada program dan hasil bukan lagi program berdasarkan anggaran.

"SOTK baru ini adalah SOTK dengan semangat, ramping kaya fungsi, orientasi program bukan lagi money follow function tapi money follow program. Dan program follow result. Itulah visi baru terkait dengan pemerintahan," ungkap Aher dalam sambutannya.

Aher pun meminta para pejabat baru ini bisa cepat beradaptasi pada pos kerja yang telah diamanatkan, sehingga rencana pembangunan bisa berjalan sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan. Selain itu, mereka juga diminta untuk bekerja dengan tenang, fokus, mampu menghasilkan kinerja yang baik sebagai bagian dari loyalitas ASN kepada negara, serta netral atau tidak memiliki kepentingan politik tertentu.

“Transisi dari struktur lama ke struktur lama ke struktur baru, dari SOTK lama ke SOTK baru ini berjalan dengan baik dan cepat. Transisi pasti ada namanya juga perubahan, tapi transisi ini kita percepat supaya tidak ada gangguan anggaran, gangguan pembangunan, sehingga pembangunan bisa diakselerasi sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan,” harap Aher.

Berita Terkait