728 x 90

Langkah Pemerintah Indonesia terhadap Konflik Myanmar

  • Rubrik Hankam
  • Kamis, 08 Des 2016 07:58
Langkah Pemerintah Indonesia terhadap Konflik Myanmar

Birokrasi News - Terkait konflik yang terjadi di akhine State (Myanmar), Mantan Sekjen Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Kofi Annan selaku Ketua Advisory Commitee untuk Rakhine State, Myanmar mengapresiasi langkah yang diambil oleh Indonesia dalam membantu menyelesaikan yang sedang terjadi di Rakhine State, Myanmar.

“Langkah-langkah yang diambil oleh Indonesia merupakan langkah yang sifatnya konkret, langsung berbicara dengan pemerintah Myanmar tapi kita juga mengikutsertakan organisasi kemasyakatan (Ormas), termasuk organisasi kemasyarakat Islam,” ujar Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi kepada wartawan usai mendampingi Presiden Joko Widodo menerima Kofi Annan, di Bali International Convention Center, Nusa Dua, Bali, Kamis (8/12) siang.

Menlu Retno Marsudi sendiri mengaku menyampaikan  keprihatinan Indonesia kepada State Counsellor Daw Aung San Suu Kyi terhadap situasi di Rakhine State, saat bertemu dengan Daw Aung San Suu Kyi  di Naypyidaw, Myanmar, Selasa (6/12) malam.

Dalam pertemuan tersebut Menlu menegaskan pentingnya keamanan dan stabilitas segera dicapai bagi upaya untuk meneruskan pembangunan yang inklusif di Rakhine State

Retno menambahkan, Pemerintah Indonesia berharap agar Pemerintah Myanmar tetap menjunjungi tinggi penghormatan dan perlindungan terhadap hak asasi manusia semua masyarakat di Rakhine State, termasuk minoritas Muslim khususnya dalam upaya pemulihan stabilitas.

“Masalah inklusifitas, dimana semua masyarakat memiliki hak dan kewajiban yang sama,  menjadi kunci dari penyelesaian situasi di Rakhine” ucap Menlu sebagaimana dikutip laman Kemlu RI.